-->

Notification

×

Iklan

Iklan 728x90

Indeks Berita

Diprotes Sopir, Wali Kota Ijinkan Angkot Dua Arah .

Selasa, 21 Februari 2023 | 01.23 WIB Last Updated 2023-02-20T18:23:27Z


MALANG RAYA, tretan.news – Pemberlakuan uji coba satu arah di sejumlah ruas jalan di Kota Malang memantik reaksi ratusan sopir angkot. Mereka berunjukrasa dengan memarkir angkot di perempatan Jalan Basuki Rahmat dan di Alun-Alun Tugu Kota Malang. 


Para sopir angkot itu memarkir mobilnya di jalan sejak pukul 07.00. Akibatnya, menimbulkan kemacetan di ruas Jalan Basuki Rahmat menuju selatan. Dalam aksinya sopir angkot di Jalan Basuki Rahmat membagikan bunga dan membentangkan spanduk menolak satu arah.


Sementara itu, para sopir yang memarkir angkotnya di Alun-Alun Tugu tepat di depan Balai Kota Malang, melakukan orasi. Mereka meneriakkan penolakan jalur satu arah, secara bergantian. Ratusan sopir angkot yang berunjuk rasa berasal dari 8 trayek yang beroperasi di Kota Malang.  



Sekitar satu jam berorasi, Wali Kota Malang Sutiaji, keluar balaikota menemui peserta demo. Di depan sopir angkot, wali kota mengamini permintaan mereka. ’’Khusus angkot tidak diberlakukan jalur satu arah,’’ ujar wali kota dengan lantang. 


Dikatakan, pemkot tetap memasang rambu-rambu jalur satu arah. Agar pengendara bisa tertib dan tidak terjadi kecelakaan. Dia mengatakan, uji coba akan dilakukan selama tiga pecan. ’’Saya memerintahkan forum lalu lintas untuk melaksanakan kajian. Saya juga memikirkan nasib para sopir,’’ tutur dia. Pada kesempatan tersebut, wali kota mengatakan, memberikan subsidi kepada sopir angkot, sebesar Rp 600.000, untuk dua bulan. Yakni Maret-April.


Dijelaskan, kebijakan jalur satu arah, bukan untuk kepentingan kelompok tertentu. Tapi, untuk kepentingan pengguna jalan di Kota Malang. Wali kota memerintahkan dinas perhubungan (dishub) untuk memasang perlengkapan contra flow, khusus angkot. ’’Kalo lewat jalur contra flow pelan-pelan ya,’’ pinta Sutiaji. 


Pernyataan tersebut langsung disambut dengan riuh dari masa aksi yang berkumpul di depan Balai Kota Malang. Setelah puas dengan pernyataan tersebut, para sopir angkot membubarkan diri dengan tertib. 


Reporter : tyo

×
Berita Terbaru Update