![]() |
| Remaja di Pamekasan bersimbah darah di tebas dengan sajam jenis celurit oleh OTK (Foto: Tangkapan layar). |
PAMEKASAN, tretan.news - Kasus pembunuhan di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, kembali terjadi. Kali ini korbannya bernama Abdul Hadi (25), warga Dusun, Montok Laok, Desa Bujur Tengah, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan. Sabtu (29/4/2023).
Korban tewas bersimbah darah setelah ditebas oleh orang tidak dikenal (OTK) dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit. Peristiwa tragis itu bermula pada saat korban mengendarai sepeda motor berboncengan bersama bapaknya Sapra'i (50), yang hendak dalam perjalanan pulang setelah membeli plastik di Desa Pegantenan.
Sesampainya di tengah perjalanan, tepatnya di Dusun Bugatel, Desa Tebul Barat, tiba - tiba korban di pepet oleh beberapa orang tak di kenal dengan mengendarai tiga Kendaraan. Kemudian sepeda motor korban dengan merk honda Vario nopol M 5251 PW di tendang hingga terjatuh di sawah.
Selanjutnya Korban tersebut dianiaya dengan sebilah celurit oleh seseorang yang tidak di kenal, setelah menganiaya korban pelaku kemudian melarikan diri.
Kasi Humas Polres Pamekasan, Iptu Sri Sugiarto saat dikonfirmasi membenarkan terkait peristiwa penganiayaan tersebut. Peristiwa itu terjadi sekira pukul 07.00 Wib pagi hari, TKP di Jl. raya Tebul barat, Kecamatan Pegantenan sebelah selatan pertashop Desa Tebul Barat, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan.
"Ayah korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pegantenan pukul 08.00 wib, setelah membawa korban ke Rumah Sakit dan dinyatakan meninggal dunia," ujar Sri Sugiarto
"Mendapat informasi tersebut, kemudian anggota Polsek Pegantenan bersama anggota Sat Reskrim Polres Pamekasan mendatangi TKP, melakukan Olah TKP, minta keterangan saksi, serta mengamankan seseorang dan dibawa ke Mapolres Pamekasan untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," imbuh Iptu Sri Sugiarto, Kasi Humas Polres Pamekasan.
Reporter: I Am | Editor: Umar
